Bismillahirrahmaanirrahiim.
Memasuki tantangan komunikasi produktif hari ke-4. komunikasi kami berlangsung seperti biasa. masih riweuh dengan segala aktifitas trio bocil. untuk saat sekarang rumah rapi hanyalah angan-angan dan semoga bisa menjadi kenangan ketika mereka dewasa nanti.
komunikasi saya lakukan ketika azri dan zia bertengkar ketika saya diluar menjaga sang adik. terjaidlah ribut-ribut antara keduanya, dan mereka saling menyalahkan satu sama lain. huft... saya tarik nafas berusaha tidak marah dan tidak mau menyalahkan salah satu nya. saya hanya berbicara dengan tegas siapa yang mau minta maaf duluan. ternyata zia sambil menangis mengulurkan tangannya ke azri. seketika itu kita langsung tertawa kembali sambil diarahkan kepada hal lain atau saya yang bernyanyi tentang bermaafan yang sering kami tonton di film syamil dan Dodo.
Untuk zia, PR bagi saya adalah anaknya sensitif sekali. jika meminta izin, tidak boleh tidak jadinya apapun hal yang ingin dia lakukan harus kita iya kan. saya harus berkomunikasi yang mengerti permintaan dia tanpa dia berbicara, jika salah kode yang dia minta maka tangisan menjadi senjatanya. zia anak yang periang dan mau bercerita apa yang terjadi tanpa diminta. dia senang mengobrol dengan teman-teman uminya. walaupun kalau di luar rumah jadi tiba-tiba pendiam.
semoga saya bisa terus meningkatkan komunikasi yang baik dengan anak-anak saya, jujur komunikasi produktif saya masih sedikit karena ketika di praktekan agak sulit ketika anak-anak melakukan tingkah laku yang aneh. berharap esok dan seterusnya bisa lebih baik lagi.
Alhamdulillahirabbil 'Alamiin.
#Hari4
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbinsayiip