Assalamu'alaikum..
Ramadhan tinggal menghitung hari, semoga kita semua bisa menyambut nya dengan suka cita dan persiapan beribadah untuk mendapatkan pahala di bulan istimewa ini.,
Setelah minggu kemarin saya menyelesaikan NHW #1 tentang adab menuntu ilmu, saatnya sekarang lanjut ke NHW #2 tentang indikator profesionalisme perempuan baik sebagai individu, istri maupun seorang ibu.
Cheklist Indikator profesionaliame Perempuan
a.Sebagai individu
Berikut ini adalah indikator profesionalisme sebagai individu:
1. Shalat tahajud (minimal 2 rakaat setiap hari)
2. Shalat awal waktu (diusahakan jika anak2 bisa dikondisikan)
3. Shalat Dhuha (minimal 2 rakaat setiap hari)
4. Membaca Alqur'an (minimal 1 lembar setiap hari) *target bulan ramadhan khatam min. 30 juz.
5. Bermuhasabah sebelum tidur (setiap hari)
6. Membuat planing untuk bermain anak esok hari.
7. Tidak menunda-nunda pekerjaan.
8. Konsisten dan istiqamah, hilangkan rasa malas.
b. Sebagai Istri
Versi suami :
Setelah saya tanya kepada suami, abinya anak-anak tentang indikator istri itu seperti apa, yang saya fikir pasti Jawabanya tentang aktivitas rumah atau karakter yang harus di ubah, ternyata suami hanya menjawab 2 ayat ini.. Dan di suruh mencerna sendiri pula.. 😁
1. QS An Nisa : 59.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ ۖ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا
Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.
Bahwa seorang istri itu dinilai dari keimananya, bukan dari yang lain.. (makasih yo mas bojo sudah mengingatkan). 😁
2. QS At Taubah : 24
قُلْ إِنْ كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّىٰ يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ
Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.
Mungkin maksud suami, bahwa seorang istri yang profesional adalah yang tidak mengkhawatirkan kesenangan duniawi saja hingga melupakan akhirat serta mencitai keluarga melebihi kecintaan kita terhadap Allah dan RasulNya.. Karena semua adalah milik Allah..
Versi Istri,
Ini menurut versi saya sebagai pelengkap, diambil kesimpulan dari kehidupan sehari-hari bersama keluarga.
Berikut ini adalah indikator profesionalisme sebagai istri menurut istri pribadi; 😊
1. Memasak untuk keluarga,, yang ini kadang kalau sudah sibuk sama anak-anak, masak pun ala kadarnya, atau abinya yang sering banget gantiin tugas istri nya di dapur.. Thank u yah mas.. Ga pernah mengeluh atas apa yang istrinya masak.. Karena tau istrinya tidak pandai masak,, hihi.. Masak nya harus di planingkan nih.. Tp kadang tidak sesuai plan yg ada..
2. Kurangi mengeluh, klo dihilangkan rasa nya susah krn tabiat nya manusia itu suka berkeluh kesah. Tapi mudah2n bisa diminimalisir..
3. Menjauh dari ghibah, kadang kalau sudah bertetangga, pasti saja tetangga ada yang di ghibahin,, 😥
4. Memanage keuangan secara konsisten, (tiap seminggu sekali)
5. Harus lebih hemat dalam menggunakan uang, dengan kata lain, jangan boros.. Apa saya saja yah, yang ngeliat barang langsung kepengen beli,, apalagi segalanya jadi mudah tinggal transfer lewat hape.. 😵
6. Menjadwalkan waktu menggunakan gadget. Kadang si aa suka protes kalau uminya pegang hape terus.
C. Sebagai ibu
Sebagai ibu dari ke 3 buah hati saya, saya memiliki pandangan tentang indikator profesionalisme seorang ibu sebagai berikut:
1. Mengajarkan adab dalam kehidupan sehari-hari seperti adab makan, minum, masuk ke wc, dll.
2. Mengenalkan keimanan dalam diri dimulai, dari pengenalan Allah dan dilanjut kepada aspek rohani lainnya.
3. Mengajarkan hafalan Alquran dimulai dari surat-surat pendek.
4. Membuat planing bermain bersama anak, dan menjadwalkan ke tempat bermain, berenang dan edukasi lainnya (satu bulan sekali).
5. Memberikan kasih sayang yang merata untuk ketiga anakku.. Insya Allah yang ini saya tidak membeda-dakan diantara ketiga nya.
6. Tidak menjadikan anak orang lain sebagai tolak ukur keberhasilan anak saya. Karena tiap anak itu unik dan berbeda.
7. Tahan emosi ketika melihat anak melakukan hal yang tidak kita sukai atau inginkan.
Sekian tugas NHW#2 kali ini.
Semoga bermanfaat dan maaf kan jika ada kesalahan dalam kata/ejaan yang tidak tepat. Karena saya masih belajar dalam menulis..
Alhamdulillah..
Wassalaamu'alaikum. Wr. Wb


