Welcome To My Blog

Rabu, 24 Mei 2017

NHW #2 Indikator Profesionalisme Perempuan

Bismillahirrahmaanirrahim.
Assalamu'alaikum..
Ramadhan tinggal menghitung hari, semoga kita semua bisa menyambut nya dengan suka cita dan persiapan beribadah untuk mendapatkan pahala di bulan istimewa ini.,
Setelah minggu kemarin saya menyelesaikan NHW #1 tentang adab menuntu ilmu, saatnya sekarang lanjut ke NHW #2 tentang indikator profesionalisme perempuan baik sebagai individu, istri maupun seorang ibu.


Cheklist Indikator profesionaliame Perempuan


a.Sebagai individu
Berikut ini adalah indikator profesionalisme sebagai individu:
1. Shalat tahajud (minimal 2 rakaat setiap hari)
2. Shalat awal waktu (diusahakan jika anak2 bisa dikondisikan)
3. Shalat Dhuha (minimal 2 rakaat setiap hari)
4. Membaca Alqur'an (minimal 1 lembar setiap hari) *target bulan ramadhan khatam min. 30 juz.
5. Bermuhasabah sebelum tidur (setiap hari)
6. Membuat planing untuk bermain anak esok hari.
7. Tidak menunda-nunda pekerjaan.
8. Konsisten dan istiqamah, hilangkan rasa malas.

b. Sebagai Istri

Versi suami :
Setelah saya tanya kepada suami, abinya anak-anak tentang indikator istri itu seperti apa, yang saya fikir pasti  Jawabanya tentang aktivitas rumah atau karakter yang harus di ubah, ternyata suami hanya menjawab 2 ayat ini.. Dan di suruh mencerna sendiri pula.. 😁
1. QS An Nisa : 59.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ ۖ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا


Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.
    Bahwa seorang istri itu dinilai dari keimananya, bukan dari yang lain.. (makasih yo mas bojo sudah mengingatkan). 😁

2. QS At Taubah : 24

قُلْ إِنْ كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّىٰ يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ


Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.
    Mungkin maksud suami, bahwa seorang istri yang profesional adalah yang tidak mengkhawatirkan kesenangan duniawi saja hingga melupakan akhirat serta mencitai keluarga melebihi kecintaan kita terhadap Allah dan RasulNya.. Karena semua adalah milik Allah.. 

Versi Istri,
Ini menurut versi saya sebagai pelengkap, diambil kesimpulan dari kehidupan sehari-hari bersama keluarga.
Berikut ini adalah indikator profesionalisme sebagai istri menurut istri pribadi; 😊
1. Memasak untuk keluarga,, yang ini kadang kalau sudah sibuk sama anak-anak, masak pun ala kadarnya, atau abinya yang sering banget gantiin tugas istri nya di dapur.. Thank u yah mas.. Ga pernah mengeluh atas apa yang istrinya masak.. Karena tau istrinya tidak pandai masak,, hihi.. Masak nya harus di planingkan nih.. Tp kadang tidak sesuai plan yg ada..
2. Kurangi mengeluh, klo dihilangkan rasa nya susah krn tabiat nya manusia itu suka berkeluh kesah. Tapi mudah2n bisa diminimalisir..
3. Menjauh dari ghibah, kadang kalau sudah bertetangga, pasti saja tetangga ada yang di ghibahin,, 😥
4. Memanage keuangan secara konsisten, (tiap seminggu sekali)
5. Harus lebih hemat dalam menggunakan uang, dengan kata lain, jangan boros.. Apa saya saja yah, yang ngeliat barang langsung kepengen beli,, apalagi segalanya jadi mudah tinggal transfer lewat hape.. 😵
6. Menjadwalkan waktu menggunakan gadget. Kadang si aa suka protes kalau uminya pegang hape terus.

C. Sebagai ibu 
Sebagai ibu dari ke 3 buah hati saya, saya memiliki pandangan tentang indikator profesionalisme seorang ibu sebagai berikut:
1. Mengajarkan adab dalam kehidupan sehari-hari seperti adab makan, minum, masuk ke wc, dll.
2. Mengenalkan keimanan dalam diri dimulai, dari pengenalan Allah dan dilanjut kepada aspek rohani lainnya.
3. Mengajarkan hafalan Alquran dimulai dari surat-surat pendek.
4. Membuat planing bermain bersama anak, dan menjadwalkan ke tempat bermain, berenang dan edukasi lainnya (satu bulan sekali).
5. Memberikan kasih sayang yang merata untuk ketiga anakku.. Insya Allah yang ini saya tidak membeda-dakan diantara ketiga nya.
6. Tidak menjadikan anak orang lain sebagai tolak ukur keberhasilan anak saya. Karena tiap anak itu unik dan berbeda.
7. Tahan emosi ketika melihat anak melakukan hal yang tidak kita sukai atau inginkan. 

Sekian tugas NHW#2 kali ini.
Semoga bermanfaat dan maaf kan jika ada kesalahan dalam kata/ejaan yang tidak tepat. Karena saya masih belajar dalam menulis.. 
Alhamdulillah..
Wassalaamu'alaikum. Wr. Wb





 

Selasa, 16 Mei 2017

NHW #1 Adab Menuntut Ilmu

Ini adalah tahap awal saya mengikuti grup Institute Ibu Profesional Banten batch#4.
Kami mendapatkan materi tentang adab menuntut ilmu, dimana menuntut ilmu adalah suatu usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk mengubah perilaku dan tingkah laku ke arah yang lebih baik. Karena pada dasarnya ilmu menunjukkan kepada kebenaran dan meninggalkan segala kemaksiatan.
Banyak diantara kita terlalu buru-buru fokus pada suatu ilmu terlebih dahulu, sebelum paham mengenai adab-adab dalam menuntut ilmu.
Berikut adalah tugas NHW #1


📚NICE HOMEWORK #1📚

ADAB MENUNTUT ILMU

Dalam materi "ADAB MENUNTUT ILMU" kali ini, NHW nya adalah sbb:
1. Tentukan satu jurusan ilmu yang akan anda tekuni di universitas kehidupan ini.
Jawab:
Melihat dari latar belakang saya kuliah di jurusan pendidikan dan juga masih aktif mengajar les, maka jurusan ilmu yang saya tekuni adalah mengajar atau jurusan ilmu pendidikan.

2.Alasan terkuat apa yang anda miliki sehingga ingin menekuni ilmu tersebut.
Jawab:
Alasan saya memilih jurusan pendidikan, saya bisa mendapatkan ilmu banyak  berkaitan dalam mendidik anak. karena dengan mengajar artinya saya pun belajar dan dapat memperoleh ilmu baru dari siswa yang saya ajarkan. Jadi kalau pelajaran IPA ada yang namanya simbiosis mutualisme,  hubungan saling menguntungkan.
   Dengan ilmu pendidikan, saya belajar cara menyampaikan yang baik kepada anak dan mengetahui karakter anak serta solusi menghadapinya.

3. Bagaimana strategi menuntut ilmu yang akan anda rencanakan di bidang tersebut?
Jawab:
Strategi menuntut ilmu yang saya rencanakan di bidang pendidikan adalah:
a. Dengan mencari ilmu lewat online maupun offline. 
b. Diskusi dengan para pendidik yang berpengalaman.
c. Membaca buku tentang ilmu pendidikan, khususnya pendidikan anak yang sekarang sedang dijalankan. 

4. Berkaitan dengan adab menuntut ilmu,perubahan sikap apa saja yang anda perbaiki dalam proses mencari ilmu tersebut.
Jawab:
Banyak sekali sikap yang harus diperbaiki dalam menuntut ilmu pendidikan, terutama sifat egosentris pada diri kita yang harus dihilangkan, selain itu juga bisa melatih kesabaran karena bertemu dengan karakter anak-anak yang berbeda. Semoga dengan bertambahnya ilmu semakin rendah hati dan bisa mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Terutama di lingkungan keluarga.

*Menuntut ilmu adalah salah satu cara meningkatkan kemuliaan hidup kita, maka carilah dengan cara-cara yang mulia*

Salam Ibu Profesional,
Terimakasih. =Finish=


Minggu, 14 Mei 2017

Tak kenal maka Ta'aruf

Assalamu'alaikum..
     Perkenalkan nama saya Lia Amaliyah. tinggal di cilegon. Saya adalah seorang ibu dari ketiga anak saya, yang pertama Azri Zahid Ramdhan (usia 4 tahun, 10 bulan), yang kedua Ghazia Karomatul Madinah (usia 2 tahun 6 bulan)  dan Adzka Zaidan Rafasya (usia 6 bulan).
     Aktifitas saya full time in home, kami membuka tempat les dan private Matrix di Cilegon Banten agar saya bisa tetap bersama anak-anak belajar dan berpetualang bersama-sama kemanapun kami inginkan.
     Saya ingin memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak-anak saya. Oleh karena itu saya akan terus belajar bagaimana cara nya agar saya bisa menjadi ibu yang profesional,  dan bisa menjadikan anak-anakku bekal dunia dan akhirat..
Oleh karena itu,  saya bergabung dinstitut ibu profesional Banten #batch4, dan mengikuti NHW nya.. doakan semoga saya bisa lulus yah.. dan ilmu yang saya dapatkan bisa saya praktekkan langsung.. Aamiin..
Thank for read...